Indramayu – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nahdlatul Ulama Karanganyar Pulo Lanyar (NU KRPL) yang terletak di Jalan Pendidikan No. 45, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, resmi merampungkan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu pada Rabu, 09 April 2026. Pembangunan infrastruktur pendidikan ini merupakan wujud komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan industri modern.
Gedung Laboratorium Terpadu yang baru selesai dibangun merupakan hasil kolaborasi antara pihak SMK NU KRPL dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), serta beberapa donatur swasta lokal. Total anggaran yang diinvestasikan untuk proyek ini mencapai Rp 8.000.000.000 (delapan miliar rupiah) dengan jangka waktu pelaksanaan selama 18 bulan.
Fasilitas yang dibangun mencakup lima unit laboratorium modern, yakni Laboratorium Teknik Mesin, Laboratorium Teknik Listrik dan Elektronika, Laboratorium Perhotelan dan Pariwisata, Laboratorium Tata Boga, dan Laboratorium Komputer dan Multimedia Design. Setiap laboratorium dilengkapi dengan peralatan dan mesin berkualitas tinggi yang sesuai dengan standar Industri 4.0 dan kurikulum Merdeka yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek.
Latar Belakang Pembangunan
SMK NU KRPL, yang didirikan pada tahun 1987, merupakan salah satu institusi pendidikan kejuruan terkemuka di Kabupaten Indramayu. Seiring dengan perkembangan zaman dan transformasi digital yang cepat, sekolah ini mengidentifikasi kebutuhan untuk memperbarui infrastruktur pembelajaran guna memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri.
“Kami menyadari bahwa peserta didik kami memerlukan pengalaman belajar yang lebih praktis dan berbasis teknologi terkini. Laboratorium lama kami sudah tidak mencukupi baik dari segi kapasitas maupun peralatan modern yang dibutuhkan,” ungkap Kepala Sekolah SMK NU KRPL, Drs. Bambang Sutrisno, M.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (09/04/2026).
Sebagai respons terhadap identifikasi kebutuhan tersebut, manajemen sekolah berinisiatif mengajukan proposal pengembangan infrastruktur kepada pemerintah daerah pada awal tahun 2024. Proposal ini kemudian mendapat persetujuan dan didukung oleh dana APBD Kabupaten Indramayu sebesar 60 persen, sementara sisanya berasal dari sumber pendanaan swasta dan kerjasama dengan industri lokal yang ada di sekitar Indramayu.
Spesifikasi dan Fitur Gedung Laboratorium Modern
Gedung Laboratorium Terpadu yang baru dibangun memiliki luas total 2.500 meter persegi dengan arsitektur yang ramah lingkungan dan mempertimbangkan kenyamanan pengguna. Bangunan ini dirancang oleh firma arsitektur terkemuka dari Bandung dengan memperhatikan aspek ergonomi, ventilasi, pencahayaan alami, dan keamanan laboratorium.
Laboratorium Teknik Mesin, yang merupakan laboratorium terbesar di antara lima unit, dilengkapi dengan peralatan modern seperti mesin bubut CNC (Computer Numerical Control), mesin frais vertikal, mesin penggerak otomatis, dan peralatan pengukuran presisi terkini. Ruangan ini dirancang untuk menampung hingga 40 peserta didik sekaligus dengan sistem keamanan berlapis termasuk alat pemadam kebakaran otomatis dan sistem deteksi kebocoran gas.
Laboratorium Teknik Listrik dan Elektronika dilengkapi dengan trainer panel listrik modern, simulator programmable logic controller (PLC), dan peralatan diagnostik untuk industri kelistrikan. Fasilitas ini didesain untuk memberikan pengalaman hands-on kepada peserta didik dalam hal instalasi, perbaikan, dan pemeliharaan sistem kelistrikan industri yang kompleks.
Sementara itu, Laboratorium Perhotelan dan Pariwisata menyediakan simulasi ruang hotel dengan 10 kamar tidur standar bintang lima, area resepsionis, ruang pelayanan makanan dan minuman, serta fasilitas housekeeping lengkap. Laboratorium ini memungkinkan peserta didik untuk belajar dan mempraktikkan standar operasional prosedur (SOP) perhotelan yang sesungguhnya.
Laboratorium Tata Boga yang baru direnovasi total mencakup tiga unit dapur profesional dengan peralatan food-grade, area penyimpanan bahan makanan berpendingin, ruang untuk dapur peranakan dan Western, serta ruang uji coba menu. Fasilitas ini memenuhi standar keamanan pangan dan kesehatan yang ketat sesuai dengan regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Laboratorium Komputer dan Multimedia Design merupakan fasilitas paling modern dengan 50 unit komputer workstation berperforma tinggi, software desain profesional berlisensi resmi, ruang editing video dengan green screen, studio fotografi digital, dan ruang untuk konten creation. Laboratorium ini dilengkapi dengan koneksi internet berkecepatan tinggi dan sistem backup data terintegrasi.
Dampak Terhadap Kualitas Pembelajaran
Kehadiran Gedung Laboratorium Terpadu ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi peserta didik. Kepala Sekolah Drs. Bambang Sutrisno, M.Pd., mengungkapkan keyakinannya bahwa fasilitas ini akan membawa perubahan positif dalam proses pembelajaran.
“Dengan laboratorium yang lengkap dan modern ini, peserta didik kami dapat belajar dengan lebih efektif dan mendapatkan pengalaman praktik yang mendekati kondisi industri sesungguhnya. Kami yakin hal ini akan meningkatkan tingkat kelulusan, kompetensi lulusan, dan juga daya saing mereka di pasar kerja,” jelas Drs. Bambang Sutrisno.
Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum, Ni Wayan Sriutami, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa fasilitas baru ini telah terintegrasi dengan rancangan kurikulum berbasis kompetensi yang sedang dikembangkan sekolah.
“Kami telah menyusun silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dirancang khusus untuk memanfaatkan fasilitas laboratorium modern ini. Setiap mata pelajaran praktik akan memiliki alokasi waktu pembelajaran di laboratorium yang memadai, dengan rasio peserta didik terhadap peralatan yang optimal,” papar Ni Wayan Sriutami.
Lebih lanjut, guru pengampu mata pelajaran Teknik Mesin, Hendra Wijaya, S.T., M.T., mengatakan bahwa kehadiran laboratorium ini membuka peluang pembelajaran yang lebih mendalam tentang teknologi manufaktur modern.
“Peserta didik saya sebelumnya hanya bisa belajar teori dan sedikit praktik dengan peralatan yang terbatas. Sekarang mereka dapat langsung berinteraksi dengan mesin CNC, simulator PLC, dan berbagai alat ukur presisi yang sesungguhnya digunakan di industri. Ini adalah terobosan besar bagi pendidikan kejuruan di daerah kami,” ujar Hendra Wijaya dengan antusiasme.
Komitmen Terhadap Standar Kualitas
Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu ini tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga melibatkan peningkatan sumber daya manusia. SMK NU KRPL telah mengirimkan 35 orang guru dan teknisi laboratorium untuk mengikuti pelatihan intensif tentang pengoperasian dan pemeliharaan peralatan modern selama kuartal pertama tahun 2026.
Direktur Pendidikan Kejuruan dan Pelatihan Vokasi Kabupaten Indramayu, Drs. Sutiman, M.Si., mengapresiasi inisiatif SMK NU KRPL dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan.
“SMK NU KRPL menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan standar pendidikan kejuruan. Investasi besar-besaran pada laboratorium modern ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk memajukan pendidikan vokasi sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Kami berharap inisiatif serupa dapat ditiru oleh sekolah-sekolah kejuruan lainnya di Indramayu,” kata Drs. Sutiman.
Pengesahan pembangunan infrastruktur pendidikan ini juga diiringi dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SMK NU KRPL dengan tiga perusahaan manufaktur lokal di Indramayu. MoU ini mengatur kerjasama dalam bentuk penyediaan magang, pelatihan instruktur, dan donasi peralatan berkala.
Rencana Pengembangan Selanjutnya
Meskipun Gedung Laboratorium Terpadu telah selesai dibangun, sekolah ini tidak berhenti di sana. Kepala Sekolah Drs. Bambang Sutrisno menyampaikan bahwa masih ada beberapa rencana pengembangan infrastruktur lanjutan yang sedang dalam tahap perencanaan.
“Dalam dua tahun ke depan, kami merencanakan pembangunan asrama peserta didik dengan kapasitas 200 tempat tidur, fasilitas olahraga yang lebih lengkap, dan perpustakaan digital yang terintegrasi dengan sistem pembelajaran manajemen pembelajaran (learning management system). Kami juga berkomitmen untuk menjadi sekolah yang carbon-neutral melalui penggunaan energi terbarukan,” jelas Drs. Bambang Sutrisno dengan rinci.
Rencananya, SMK NU KRPL juga akan mengajukan sertifikasi internasional untuk laboratoriumnya, baik dari lembaga standardisasi nasional maupun internasional, untuk memastikan bahwa fasilitas dan proses pembelajaran telah memenuhi standar global.
Penutup
Selesainya pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu SMK NU KRPL pada 09 April 2026 menandai babak baru dalam perjalanan institusi pendidikan ini. Fasilitas modern yang telah dibangun dengan investasi besar dan komitmen tinggi dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di Kabupaten Indramayu.
Melalui laboratorium yang lengkap dan modern, peserta didik SMK NU KRPL kini memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kompetensi mereka dengan standar yang sesuai dengan kebutuhan industri kontemporer. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi individual peserta didik, tetapi juga pada kontribusi mereka terhadap pembangunan ekonomi lokal dan nasional di masa depan.
Komitmen SMK NU KRPL untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan merupakan bukti nyata dari dedikasi institusi ini dalam mempersiapkan generasi muda Indramayu yang kompeten, terampil, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan fasilitas modern ini, SMK NU KRPL diharapkan dapat terus meningkatkan prestasi dan reputasinya sebagai lembaga pendidikan kejuruan unggulan di kawasan Indramayu dan sekitarnya.
—
[Kata: 1.847 kata]