INDRAMAYU – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nahdlatul Ulama Kraton Panjunan Losari (NU KRPL) Indramayu menghadirkan serangkaian kegiatan akademik berformat seminar, webinar, dan kuliah umum pada hari Senin, 7 April 2026. Acara yang melibatkan lebih dari 800 peserta didik ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang peluang karir di era industri 4.0 dan kewirausahaan digital yang semakin berkembang pesat.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini menampilkan pembicara profesional dari berbagai industri, akademisi, dan entrepreneur sukses yang siap berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada generasi muda Indramayu. Dengan tema utama “Membangun Kompetensi Digital dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Cerah”, acara ini merupakan komitmen SMK NU KRPL dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja modern.
Latar Belakang dan Tujuan Kegiatan
Menurut Kepala Sekolah SMK NU KRPL, Ir. Hendra Wijaya, M.Pd., kegiatan seminar dan webinar ini dilaksanakan sebagai bagian integral dari kurikulum pembelajaran yang bersifat komprehensif dan kontekstual. “Kami percaya bahwa pembelajaran di SMK tidak hanya terbatas pada teori dan praktik di workshop saja, tetapi juga memerlukan pengalaman langsung dari para praktisi industri. Oleh karena itu, kami mengundang berbagai narasumber berkompeten untuk berbagi wawasan tentang dinamika pasar kerja terkini,” ujar Kepala Sekolah Hendra Wijaya saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat, 4 April 2026.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa peserta didik SMK NU KRPL berasal dari berbagai jurusan seperti Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), Teknik Mesin (TM), Bisnis dan Manajemen Perkantoran Digital (BMPD), serta Tata Boga (TB). Setiap jurusan memiliki keunikan dan peluang karir yang berbeda-beda di industri 4.0.
“Target kami adalah membuka wawasan siswa agar mereka tidak hanya fokus mencari pekerjaan setelah lulus, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri melalui kewirausahaan digital. Data menunjukkan bahwa pengusaha muda Indonesia terus bertambah, dan mereka memulai dari ide-ide kreatif yang didukung teknologi digital,” tambah Ir. Hendra Wijaya.
Rangkaian Kegiatan dan Pembicara
Seminar utama pada pagi hari dimulai pukul 08.00 WIB di auditorium sekolah dengan topik “Transformasi Digital dan Peluang Karir di Industri 4.0”. Pembicara utama adalah Dr. Bambang Sutrisno, M.E., praktisi IT dan konsultan transformasi digital dari Jakarta yang telah bekerja dengan lebih dari 50 perusahaan multinasional di Indonesia.
Dalam materinya, Dr. Bambang menekankan pentingnya soft skills dan technical skills yang seimbang. “Industri 4.0 bukan hanya membutuhkan tenaga yang mampu mengoperasikan mesin-mesin canggih, tetapi juga individu yang dapat berpikir kritis, berkolaborasi dalam tim lintas fungsi, dan terus berinovasi. Lulusan SMK yang memiliki kombinasi ini akan sangat diminati oleh industri,” papar Dr. Bambang Sutrisno.
Sesi kedua pada pukul 10.30 WIB adalah webinar interaktif dengan tema “Memulai Bisnis Digital dari Nol: Strategi dan Tantangan”. Pembicara adalah Siti Nurhaliza, 32 tahun, founder dan CEO dari platform e-commerce lokal “Pasar Nusantara” yang telah meraih pendapatan jutaan dolar dalam tiga tahun operasional. Melalui koneksi video call dari kantor pusatnya di Bandung, Siti berbagi kisah perjalanannya memulai bisnis dari modal terbatas namun dengan determinasi tinggi.
“Saya sempat menghadapi penolakan dari berbagai bank ketika mengajukan pinjaman untuk bisnis saya. Tetapi, saya tidak menyerah. Saya mulai dari media sosial, mengumpulkan customer sedikit demi sedikit, dan memanfaatkan platform digital yang tersedia gratis. Kunci suksesnya adalah konsistensi, inovasi, dan customer service yang baik,” cerita Siti Nurhaliza kepada para peserta didik yang mendengarkan dengan antusias.
Sesi berikutnya pada siang hari adalah workshop terpisah berdasarkan jurusan masing-masing. Kelompok TJKT mengikuti workshop “Cloud Computing dan Cybersecurity” yang dipandu oleh engineer dari PT. Telkom Indonesia. Jurusan TM mendapat materi “Automation dan IoT dalam Manufaktur Modern” dari praktisi industri manufaktur di Cikarang. Sementara itu, siswa BMPD menghadiri kuliah umum tentang “Digital Marketing dan Social Media Strategy” oleh Tim Marketing Manager dari perusahaan retail ternama.
Jurusan TB juga tidak ketinggalan dengan mendapat sesi “Food Business Model di Era Digital dan Trends Kuliner Masa Depan” yang disampaikan oleh chef dan entrepreneur kuliner digital, Imam Hidayat, yang juga mengelola beberapa resto dan kafe di Indramayu dan sekitarnya.
Respons dan Testimoni Peserta
Antusiasme peserta didik terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Rasyid Mulyadi, siswa kelas XII TJKT, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan mendengar langsung dari para ahli industri. “Saya jadi lebih tahu tentang peluang karir di bidang cloud computing. Saya tertarik untuk melanjutkan ke SMK plus atau diploma di bidang ini setelah lulus nanti. Materi yang dibawakan sangat praktis dan tidak membosankan,” kata Rasyid dengan senyuman optimis.
Senada dengan itu, Devi Putri Harlina, siswa kelas XI BMPD, merasa termotivasi untuk memulai bisnis online di tengah kuliahnya kelak. “Saya sudah mulai membuat social media untuk jualan online sendiri, tapi masih belum konsisten. Setelah mendengar penjelasan dari pembicara hari ini, saya jadi paham strategi yang tepat untuk membangun brand awareness dan customer loyalty. Saya yakin bisa sukses,” ujar Devi dengan penuh keyakinan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik, Drs. Sutrisna, M.Pd., juga mengapresiasi antusiasme siswa dan partisipasi narasumber. “Ini adalah momen yang sangat berharga bagi peserta didik untuk mendapatkan exposure langsung dari dunia industri. Seringkali, teori yang kami ajarkan di kelas terasa jauh dari realitas praktik di lapangan. Kegiatan seperti ini menjadi jembatan yang sangat penting untuk mendekatkan gap antara pendidikan dan industri,” ujar Drs. Sutrisna pada sela-sela kegiatan.
Dampak dan Harapan ke Depan
Menurut analisis dari Tim Bimbingan Konseling dan Karir SMK NU KRPL, kegiatan seminar dan webinar ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap pengembangan karir peserta didik. Koordinator Program Kemitraan Industri, Hana Wijaksana, S.Pd., menyatakan bahwa pihak sekolah akan melakukan follow-up terhadap peserta didik yang menunjukkan minat tinggi terhadap bidang-bidang tertentu.
“Kami akan membentuk klub dan komunitas belajar berdasarkan minat siswa terhadap digital marketing, coding, entrepreneurship, dan bidang-bidang lainnya. Para narasumber hari ini juga sudah membuka diri untuk menjadi mentor atau advisor bagi siswa kami yang ingin mengembangkan ide-ide bisnis mereka,” jelaskan Hana Wijaksana.
Sekolah juga berencana untuk menjadikan kegiatan semacam ini sebagai agenda tahunan yang tetap dilaksanakan dengan topik yang disesuaikan dengan perkembangan industri terkini. “Kami ingin memastikan bahwa setiap angkatan yang lulus dari SMK NU KRPL memiliki pembekalan yang cukup untuk menghadapi tantangan pasar kerja. Kolaborasi dengan industri bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata dalam setiap program yang kami jalankan,” tambah Ir. Hendra Wijaya.
Kesuksesan Pelaksanaan dan Penutup
Hingga Senin sore, 7 April 2026, kegiatan berlangsung dengan lancar tanpa hambatan berarti. Seluruh peserta didik yang terdaftar berhasil mengikuti program sesuai dengan jurusan dan kelompok masing-masing. Panitia penyelenggara juga memberikan sertifikat peserta kepada setiap siswa yang hadir, sebagai bukti partisipasi mereka dalam acara ini.
Ke depannya, SMK NU KRPL berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi yang lebih erat dengan dunia industri dan entrepreneur. Kepala Sekolah mengharapkan bahwa semangat dan motivasi yang dikumpulkan peserta didik dalam seminar, webinar, dan kuliah umum ini dapat menjadi energi pendorong mereka untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi digital Indonesia.
“Kami percaya bahwa siswa SMK NU KRPL adalah agen perubahan yang akan membawa Indramayu dan Indonesia ke arah yang lebih maju. Dengan bekal pendidikan berkualitas, wawasan industri, dan semangat entrepreneurship, mereka siap menghadapi masa depan yang cerah,” tutup Ir. Hendra Wijaya dengan optimisme yang menular.
—
Catatan Redaksi: Kegiatan seminar, webinar, dan kuliah umum di SMK NU KRPL Indramayu tanggal 7 April 2026 merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi peserta didik yang selaras dengan visi misi sekolah dalam menghasilkan lulusan berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri modern.