INDRAMAYU — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SMK NU KRPL bersama seluruh organisasi mahasiswa di kampus meluncurkan serangkaian program pemberdayaan mahasiswa pada semester genap tahun akademik 2025/2026. Acara peluncuran diselenggarakan pada Sabtu, 19 April 2026, di Aula Utama SMK NU KRPL yang berlokasi di Jalan Raya Ciasem, Kelurahan Ciasem, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Program ini dirancang sebagai upaya komprehensif untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di era digital dan mendukung semangat kewirausahaan dalam lingkungan kampus. Dengan tema “Mahasiswa Berkarya: Inovasi, Kreativitas, dan Profesionalisme”, inisiatif tersebut melibatkan kolaborasi intensif antara BEM, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), serta berbagai organisasi kemahasiswaan lainnya.
Latar Belakang Peluncuran Program
Peluncuran program ini merupakan respons strategis terhadap dinamika kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang. SMK NU KRPL sebagai institusi pendidikan kejuruan mengakui pentingnya pengembangan soft skill dan hard skill bagi mahasiswanya sejalan dengan visi menjadi pusat pendidikan vokasi unggulan di Indramayu.
“Kami melihat bahwa mahasiswa membutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan akademis. Mereka perlu memiliki keterampilan praktis, kemampuan digital, serta jiwa wirausaha yang tangguh untuk bersaing di industri modern,” ujar Muhammad Rifai Saputra, Ketua BEM SMK NU KRPL periode 2025/2026, dalam sambutannya pada acara peluncuran.
Survei internal yang dilakukan oleh BEM terhadap 350 mahasiswa SMK NU KRPL menunjukkan bahwa 67 persen mahasiswa mengakui kebutuhan akan pelatihan keterampilan digital, sementara 52 persen tertarik mengembangkan usaha kecil sampingan. Data tersebut menjadi fondasi kuat dalam merancang program-program yang akan dilaksanakan sepanjang semester.
Ragam Program yang Diluncurkan
Peluncuran pada 19 April 2026 menampilkan delapan program unggulan yang akan dijalankan oleh berbagai divisi dan organisasi mahasiswa. Program-program tersebut mencakup aspek pengembangan diri, keterampilan teknis, dan entrepreneurship.
Pertama, “Digital Skills Academy” menjadi program paling dinanti-nantikan. Inisiatif ini akan menyelenggarakan workshop dan pelatihan berkelanjutan di bidang desain grafis, content creation, digital marketing, dan penggunaan tools produktivitas modern. Program akan diselenggarakan setiap dua minggu dengan pendampingan dari dosen ahli dan praktisi industri.
“Kami menghadirkan instruktur profesional dari Jakarta dan Bandung yang telah berpengalaman di industri digital. Setiap peserta akan mendapatkan sertifikat keahlian yang diakui industri,” jelas Siti Nurhaliza, Koordinator Divisi Pengembangan Akademik BEM.
Kedua, “Entrepreneur Bootcamp” dirancang untuk mahasiswa yang memiliki minat memulai usaha sendiri. Program enam minggu ini akan mencakup materi business planning, financial management, digital marketing, dan networking dengan pelaku usaha sukses dari berbagai sektor.
Ketiga, organisasi mahasiswa juga meluncurkan “Career Mentoring Program” yang menghubungkan mahasiswa dengan alumni sukses dan profesional di berbagai bidang industri. Program ini memungkinkan mahasiswa mendapatkan insight langsung tentang perjalanan karir dan strategi pengembangan diri profesional.
“Kami telah mengamankan komitmen dari 25 mentor profesional dari industri manufaktur, teknologi, hospitality, dan keuangan. Setiap mentor akan membimbing 5-7 mahasiswa dalam program ini,” ujar Drs. Ahmad Salim, Wakil Kepala Kampus Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.
Keempat, “Campus Startup Challenge” menawarkan kompetisi ide bisnis dengan hadiah total 75 juta rupiah. Peserta diminta mengajukan konsep usaha inovatif yang disesuaikan dengan potensi lokal Indramayu. Pemenang akan mendapatkan mentoring intensif dan akses ke investor potensial.
Kelima, “Mahasiswa Menulis” adalah program yang mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan writing untuk publikasi di media online, jurnal kampus, dan platform media sosial. Program ini dikoordinasikan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi bekerja sama dengan BEM.
Keenam, “Leadership Development Series” menawarkan pelatihan kepemimpinan untuk para pengurus organisasi mahasiswa dan calon pemimpin kampus. Program ini melibatkan simulasi case study, team building, dan diskusi tentang etika kepemimpinan.
Ketujuh, “Community Service Initiative” mengarahkan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat di sekitar Indramayu, fokus pada pendidikan anak, literasi digital, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Kedelapan, “International Exposure Program” bekerja sama dengan institusi pendidikan mitra di luar negeri untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengikuti pertukaran pelajar virtual dan seminar internasional.
Dukungan Pimpinan Kampus
Dalam acara peluncuran, Kepala SMK NU KRPL, Drs. H. Bambang Sutrisno, M.Pd., memberikan sambutan yang mengapresiasi inisiatif BEM dan organisasi mahasiswa. Beliau menekankan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan mahasiswa secara holistik.
“Program-program yang diluncurkan hari ini sejalan dengan visi SMK NU KRPL untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat, etika profesional, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman,” kata Drs. H. Bambang Sutrisno dalam pernyataannya.
Kepala Kampus juga mengumumkan alokasi anggaran khusus dari pihak institusi sebesar 150 juta rupiah untuk mendukung keseluruhan program pemberdayaan mahasiswa. Dana ini akan digunakan untuk mengundang pembicara/instruktur, menyediakan fasilitas, serta memberikan insentif untuk peserta terbaik dari setiap program.
“Ini bukan sekadar apresiasi terhadap kerja keras BEM dan organisasi mahasiswa, tetapi investasi nyata dari kampus untuk masa depan mahasiswa dan reputasi institusi,” tambah Drs. H. Bambang Sutrisno.
Partisipasi Organisasi Mahasiswa
Kolaborasi antar organisasi mahasiswa menjadi kunci kesuksesan peluncuran program ini. Selain BEM, partisipasi aktif datang dari berbagai HMPS, organisasi inti kampus, dan unit kegiatan mahasiswa (UKM).
Ikhsan Pratama, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi, menyatakan antusiasme dari mahasiswa akuntansi untuk mengikuti program Digital Skills Academy dan Entrepreneur Bootcamp.
“Mahasiswa kami sangat tertarik dengan program-program ini karena relevan dengan kebutuhan industri akuntan modern. Kami juga akan mengorganisir workshop khusus tentang fintech dan akuntansi digital,” kata Ikhsan.
Sementara itu, UKM Fotografi dan UKM Bisnis Online juga berkomitmen untuk menjadi penopang utama dalam program Digital Skills Academy dan Entrepreneur Bootcamp, memberikan pembimbingan praktis kepada peserta.
Dampak yang Diharapkan
Program pemberdayaan mahasiswa ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan pada kualitas mahasiswa SMK NU KRPL. Target utama adalah peningkatan kompetensi digital 80 persen mahasiswa, terbentuknya minimal 15 usaha kecil baru dari mahasiswa, dan peningkatan daya saing alumni di pasar kerja.
Dari perspektif organisasi mahasiswa, program ini juga akan memperkuat ekosistem kampus yang kolaboratif dan mendorong mahasiswa menjadi lebih proaktif dalam pengembangan diri.
“Kami percaya bahwa mahasiswa yang berkembang akan menciptakan kampus yang lebih dinamis dan berwarna. Program-program ini adalah wadah bagi mahasiswa menemukan bakat, passion, dan potensi diri mereka,” ungkap Risa Amalia, Wakil Ketua BEM Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Jadwal Implementasi
Program-program akan dimulai bertahap sejak minggu ketiga April 2026 dan berlanjut hingga akhir semester II pada Juni 2026. BEM telah menyiapkan timeline detail dan mekanisme pendaftaran melalui platform digital kampus.
Pendaftaran peserta dibuka mulai Senin, 21 April 2026, dengan kapasitas bervariasi sesuai dengan jenis program. Beberapa program seperti Digital Skills Academy dan Entrepreneur Bootcamp membatasi peserta untuk menjaga kualitas pembelajaran.
Harapan ke Depan
Sebagai penutup dari acara peluncuran, Muhammad Rifai Saputra menyampaikan harapan bahwa program-program ini akan menjadi tradisi tahunan yang terus dikembangkan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa SMK NU KRPL memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri. Program ini adalah langkah awal dari komitmen jangka panjang untuk menciptakan generasi mahasiswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Muhammad Rifai.
Dengan peluncuran program pemberdayaan mahasiswa ini, SMK NU KRPL memasuki fase baru dalam pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus. Inisiatif kolaboratif antara BEM, organisasi mahasiswa, pimpinan kampus, dan dosen mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan visi kampus sebagai pusat pendidikan kejuruan berkualitas di Indramayu dan sekitarnya.
Keberhasilan program ini akan diukur tidak hanya dari jumlah peserta yang mengikuti, tetapi juga dari perubahan nyata dalam kompetensi, mindset, dan prestasi mahasiswa SMK NU KRPL ke depannya.
—
[AKHIR ARTIKEL]
Artikel ini ditulis berdasarkan peliputan langsung pada acara peluncuran program pemberdayaan mahasiswa SMK NU KRPL pada 19 April 2026.